Selasa, 24 Januari 2017

PERESMIAN MASJID BARU SYIAH DI SEMARANG, AKHIR TAHUN KEMARIN (2016)



Dalam acara maulid Nabi saw, wiladah imam Ja'far Shafiq as dan peresmian masjid SAFINATUN NAJAT Semarang cabang ponpes Al Hadi pekalongan Jawa tengah, ada beberapa poin penting yang dapat di ambil kesimpulan dari setiap ceramah yang di sampaikan para sayyid dan asatidz.

1: Sayyid Faris Alhusaini menekankan: "Supaya masjid tersebut dihidupkan dengan acara acara ahlulbait as, shalat berjamaah, bacaan bacaan Al quran dan beliau juga mendo'akan NKRI supaya aman dari makar para musuh serta ancaman mereka dan supaya rakyat Indonesia mentaati apa-apa yang telah Allah SWT, Rasulullah SAW beserta keluarga-nya dan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya

2: Sayyid Muhammad 'Awwami menyampaikan tujuan diutus nya Rasulullah Saw 

3: Ustad Muhammad Bin Alwi ( YAPI ) mengatakan: Bahwa segala sesuatu yang dinisbahkan kepada Ahlul bait as apapun bentuk nya akan menjadi seauatu yang sangat berkah dan berharga, beliau juga mengatakan bahwa kehadiran nya dalam acara tersebut tak lain tujuan nya untuk mengambil berkah dari tempat tersebut 

4: ustad Ahmad Baraqbah mengatakan: bahwa siapapun yang hadir pada acara tersebut beliau menjamin mereka akan memperoleh syafa'at dari Rasulullah Saw. 
Beliau juga mengatakan bahwa yang hadir pada acara tersebut bukanlah tamu karena semua adalah pemilik masjid tersebut.
 
5: Sang Donatur mengatakan: bahwa tujuan pembangunan masjid tersebut sebagai berikut :
a.    Persatuan umat muslim di indonesia.
b.    Masjid tersebut bukan hanya milik golongan tertentu yang karena nya umat muslim Indonesia diminta untuk menjaganya.
sumber : dari pengikut syiah di semarang
foto-foto : 
Galeri Foto
 
tampak dari depan 

sudut lain masjid syiah tersebut

sudut lain dari masjid tersebut

tampak ada dua orang syaikh berpakaian khas ala syiah syiah yaitu gamis hitam dan juga penutup kepala khas syiah


saat peresmian yang di setting sebagai acara maulid Nabi Muhammad Shallahu alaihi wa sallam


Peserta dari kalangan Ibu-ibu

para Kubara' syiah dan tokoh syiah Indonesia

DEKLARASI ANNAS SOLO RAYA



Undangan DEKLARASI ANNAS SOLO RAYA

Formatur Aliansi Nasional Antii Syiah (ANNAS) Solo Raya berencana menggelar Tabligh dengan tema: Pembentengan Aqidah Ummat dari Paham Sesat Syiah. Acara tersebut dilakukan untuk menjaga dan memelihara semangat Bela Islam oleh ummat Islam atas penodaan ayat Al Qur’an oleh penista Al-Quran yang disusul adanya gerakan Aksi Bela Islam 1, 2 hingga aksi 212 yang lalu.
Usai Tabligh dilanjutkan Deklarasi dan Pengukuhan Pengurus ANNAS Solo Raya Wilayah Jawa Tengah yang akan dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal    : Ahad, 1 Januari 2017
Waktu               : Pukul 07.30-11.30 WIB.
Tempat              : Masjid Jami MUI Semanggi Surakarta Jawa Tengah
Sambutan         :
  1. Ust. Tengku Azhar Al Muhairy, Lc. (Ketua Formatur ANNAS Solo Raya)
  2. Prof. Dr. dr. Zainal Arifin Adnan, Sp., Pd-KR-FINASIM (Ketua MUI Surakarta)
Orator               :
  1. K.H. Athian Ali M. Da’i, Lc. M.A. (Ketua Umum ANNAS Pusat)
  2. Habib Ahmad bin Zein Al Kaff (A’wan Syuriah PW NU Jawa Timur; Ketua Majelis Syuro ANNAS Pusat)
  3. Drs. K.H. Abdullah Manaf Amin (Tokoh Ulama Senior Surakarta)
  4. Dr. K.H. Mu’inudinillah Basri, Lc. M.A. (Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta; Pengurus Majelis Syuro ANNAS Pusat)
  5. Dr. H. Abdul Chair Ramadhan, S. H.,M. H. (Komisi Hukum MUI Pusat; Pengurus Dewan Pakar ANNAS Pusat)
Formatur ANNAS Solo Raya mengundang kaum Muslimin untuk menghadirinya.

Bandung, 28 Desember 2016
Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Pusat
 Tardjono Abu Muas
Sekretaris Umum



Ribuan Umat Islam Antusias Saksikan Deklarasi ANNAS Solo Raya 

SOLO, Deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Solo Raya diikuti ribuan umat Islam Solo dan sekitarnya. Deklarasi tersebut digelar di Masjid Jami’ Majelis Ulama Indonesia (MUI), Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, pengukuhan Ketua dan pengurus ANNAS Soloraya dilakukan Ustadz KH Athian Ali M.DA’I,Lc,MA, ahad (1/1/2017).
Berbagai elemen dan ormas Islam yakni Hizbullah Sunan Bonang, MMI, JAS, Satgas MTA turut mengamankan acara tersebut.
Ustadz Muinudimillah Basri MA selaku pembicara pertama berharap dengan dideklarasikannya ANNAS Solo Raya bisa membentengi umat Islam dari distorsi aqidah sesat Syiah. Karena menurut beliau Presiden yang sudah bekerja sama dengan Iran menjadi pintu lebar masuknya Syiah ke Indonesia.
Turut memberikan sambutan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo, Prof.Dr.dr. Zainal Arifin Adnan. Mengingat agenda yang sedianya di gelar di masjid Agung Solo dipindah ke masjid Jami’ MUI Solo.
Tokoh Ulama Senior Solo, Ustadz KH Drs Abdullah Manaf Amin menguraikan ancaman Syiah yang sudah nyata. Dia mengungkapkan sedianya deklarasi tersebut di gelar di masjid Agung namun pengurus masjid takut dan beralasan keberatan jika masjid Agung akan digunakan untuk menghujat kelompok tertentu.
Hadir pula, Habib Ahmad bin Zein Al Kaff, taushiyahnya menjelaskan pentingnya mempelajari apa dan siapa Syiah. Banyak masyarakat awam yang belum faham dengan aliran sesat Syiah, sampai menyusup masuk ke kelompoknya pun tidak tahu.
“Kita sering mendengar kekejaman Syiah, tapi apa kita tahu siapa Syiah, bagaimana ajaran mereka dan bagaimana mereka itu. Maka dalam Deklarasi ANNAS marilah kita mengkaji satu aliran yang namanya Syiah,” ucapnya.
Habib Zein Al Kaff memandang bahwa mengetahui seseorang Syiah tidak mudah, aqidah pokok ajaran taqiyah (bohong) menjadi bagian wajib bagi orang Syiah. Disini letak susahmya mendeteksi orang Syiah atau munafiq.
“Syiah itu punya taqiyah, berbohong, jadi di Solo ini belum ada tokoh ataupun pimpinan yang berani terang-terangan mengaku Syiah, karena begitu pentingnya taqiyah senjata mereka,” ujarnya.
Sekitar 15 menit mendekati waktu Shalat Zhuhur, sedianya Ketua ANNAS Pusat, Ustadz KH Athian Ali yang akan mengukuhkan formatur ANNAS Solo Raya, namun karena sakit maka dilakukan teleconference. Melalui Sekjen ANNAS, Ustadz Tardjoni Abu Muas, ANNAS Solo Raya resmi berdiri pada hari Ahad, 1 Januari 2017, dengan Ketua ANNAS Solo Raya, Ustadz Tengku Azhar Al Muhairy,Lc. (SY)

Sumber : kiblat.net dan panjimas.com 
foto : 




Minggu, 18 Desember 2016

PERKEMBANGAN IJABI SAMPAI DENGAN DESEMBER 2016

Sebagai sebuah ormas syiah, ijabi bulan ini mengadakan agenda rutinnya. Ijabi baru saja mengadakan muktamar yang ke 5 yang dilaksanakan selama 3 hari, yaitu dari sabtu sd senin, 10-12 desember 2016. Muktamar yang dihadiri 180 orang tersebut datang dari 26 provinsi. Ini menunjukkan bahwa Ijabi sudah hadir di 75 persen wilayah indonesia. ini menjadi suatu ancaman nyata. 180 orang peserta ini adalah kader inti syiah dari sayap ijabi. Mereka semenjak berdiri sudah mengadakan muktamar 5 kali.


Mereka mengangkat slogan bhineka dan menyatakan bahwa syiah indonsia adalah syiah yang damai, yang tidak akan merubah indonesia menjadi negara syiah. Padahal dalam buku-buku yang disebarkan dalam kampanye syiah, maka ideologi wilayatul faqih mengharuskan mazhab syiah mengganti tatanan negara yang ada di dunia ini dengan sistem wilayah faqih.

Mereka mengadakan muktamar ini juga dengan sembunyi-sembunyi. Mereka yakin, jika muktamar diadakan secara terang-terangan pasti akan ditolak oleh umat islam. Mengingat sekarang ini kesadaran umat tentang aliran sesat syiah sudah mulai melek. Mereka sudah tidak bisa di bohongi lagi oleh kampanye syiah tentang persatuan dan taqrib. Meski programnya tidak diekspose ke media massa, tapi syiah akan terus bergerak dan menyebarkan mazhabnya kepada masyarkat awam sehingga tercapai tujuan mereka yaiitu tersebarnya mazhab syiah dan tujuan akhirnya adalah menjadikan negara tersebut sebagai bagian dari negara syiah raya yang saat ini sudah terwujud di Iran, iraq dan sekitarnya. ( Ahmad Hasyim)

KLARIFIKASI USTAD HNW TERKAIT SHOLAT DI BELAKANG IMAM SYIAH DI IRAN KEMARIN

Berikut kami tampilkan screenshoot dari twitter dari akun ustad HNW terkait solat di Iran kemarin :