Minggu, 20 Oktober 2019

Syiah Ketapang Bakti Sosial


Kaum syiah Ketapang mengadakan bakti sosial (baksos) berbagi air bersih di Jawi Ketapang, Kalimantan Barat. Selasa 20 Agustus 2019.
Mohrizal Khanafi menuturkan, dalam kegiatan Baksos ini syiah Ketapang bergabung bersama komunitas bakti sosial lintas agama Ketapang, dan Greja GPIB Ketapang. Ini termasuk menjadi ciri syiah, mereka biasanya mengadakan acara bersama dengan kelompok lain agama. Jika bekerja sama dengan kaum muslimin pada umumnya mereka akan mendapat penolakan. Karena akan ketahuan belang aqidahnya. Jika bekerja sama dengan lain agama maka agama lain tidak mengerti tentang konsep aqidah islam yang benar menurut Allah dan Rasul NYa. 


“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyikapi susahnya masyarakat di desa Sungai Jawi untuk mendapatkan air minum di karenakan musim kemarau panjang.” Ujar Mohrizal Khanafi selaku Ketua syiah Ketapang.
“Dan Air yang dibagikan sebanyak 19.000 liter di 4 titik desa sungai Jawi yaitu: RT 9, Penage, Sungai Nipah dan Segak,” tambahnya.
Mohrizal Khanafi berharap, ada donatur yang bisa membantu untuk membeli air bersih lagi, mengingat masih banyak daerah-daerah lain yang belum dapat pembagian air.
“Kami berharap supaya pemerintah Ketapang hadir dalam rangka menyikapi kemarau panjang terkait susahnya mendapatkan air minum di Ketapang.” Pungkasnya.
Ini bagian dari strategi syiah dalam dakwah. Mereka melakukan kegiatan social. Otomatis masyarakat akan simpati atau setidaknya tidak memusuhi. Mengingat, jika mereka hanya mendakwahkan ajaran syiah saja, masyarakat akan pobi terhadap ajaran syiah. Mengingat sekarang masyarakat sudah tahu bahwa ajaran syiah adalah ajaran yang penuh dengan kebencian dan caci maki. Ajaran sesat yang oleh MUI harus diwaspadai dan oleh MUI Jawa Timur sudah difatwakan sesat.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar