Selasa, 09 Oktober 2012

Media Iran Coba Bikin Heboh dengan Foto Palsu Ronaldo

Hidayatullah.com—Tipu muslihat Syiah Iran kini memasuki lapangan sepak bola, foto Christian Ronaldo direkayasa untuk menggambarkan bahwa bintang Real Madrid itu mendukung Islam.

Sebagaimana dilansir Al Arabiya (25/9/2012), foto Ronaldo yang sedang memegang pigura dengan gambar kaligrafi kalimat syahadat, menyebar lewat situs jejaring sosial Facebook dan Twitter. Foto itu dipajang guna menunjukkan bahwa pesepakbola penganut Kristen asal Portugal itu mendukung Islam dan mengecam film anti Islam “Innocence of Muslims”.



Namun kemudian diketahui bahwa foto tersebut direkayasa dari foto asli, yang menggambarkan Ronaldo dengan seragam kesebelasan Portugal memegang pigura berisi foto yang menggambarkan aksinya di lapangan.

“Beritanya disebarkan di kalangan media Iran,” kata Saman Kamvar, pemimpin redaksi koran Kristen Iran Mohabat News kepada Al Arabiya.


Menurut laporan Mohabat News yang dikutip Christian Telegraph, media yang didanai pemerintah Young Journalist Club belum lama ini mengutip laporan koran Libanon Al Diyar yang berbunyi, “Sementara banyak orang di seluruh dunia memprotes penayangan film Amerika yang menghina nabi Islam, para pengguna media sosial mengatakan pesepakbola Portugal, Christian Ronaldo, juga memprotes film tersebut. Para pengguna Facebook berbagi foto Christian Ronaldo, pemain Real Madrid FC, yang menunjukkan dia sedang memegang pigura dengan tulisan Arab yang berbunyi, 'Tiada Tuhan selain Allah'.”


Laporan itu kemudian berlanjut, “Dengan melakukan ini, bintang Portugal itu, yang merupakan seorang penganut Katolik, ingin menunjukkan keberatannya atas penyebaran film yang menghina Muhammad, nabi Islam.”


Christian Telegraph menyebut bahwa laporan tersebut kemudian dihapus.


Al Arabiya mengatakan, gambar foto yang direkayasa tiu awalnya beredar di forum-forum situs berita online berbahasa Arab akhir Juni lalu, seiring dengan kabar yang merebak di Facebook bahwa Christian Ronaldo telah memeluk Islam.


Dan sepertinya foto itu sengaja dimunculkan kembali, menyusul kehebohan yang ditimbulkan oleh film anti Islam yang dibuat oleh orang-orang Kristen di Amerika Serikat.*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar